Ciri-ciri gejala DBD pada bayi dan beberapa tips pencegahan DBD

Ciri-ciri DBD pada bayi usia  bulan

Di Indonesia saat memasuki ahir tahun dan awal tahun tepatnya antara bulan september hingga bulan maret adalah datangnya musim penghujan. Hujan yang turun hampir setiap hari membuat udara lebih sejuk dan membuat hampir semua orang bahkan bayi pun dapat tidur lebih nyaman dan nyenyak. Tapi tanpa disadari seiring datang nya musim penghujan timbul beberapa ancaman penyakit yang patut kita waspadai, salah satu nya adalah penyakit deman berdarah dengue atau biasa disebut DBD. Penyebaran penyakit DBD ini melalui nyamuk yang sejatinya lebih sering bertelur di musim hujan karena banyak terdapat genangan air yang digunakan sebagai pertumbuhan larva nyamuk. Menurut informasi yang didapat dari Kementerian Kesehatan (KemenKes) sepanjang tahun 2018 kasus DBD mencapai 11 ribu kasus, yang menyerang berbagai usia termasuk bayi dan balita.

Berbeda dengan orang dewasa, gejala DBD pada bayi tidak terlalu terlihat, bahkan menurut informasi yang didapat dari Baby Center beberapa bayi dapat terserang DBD tanpa menunjukan gejala yang jelas, maka dari itu anda sebagai orang tua memang harus memberikan perhatian yang lebih ekstra terhadap perubahan kondisi buah hati anda. Umum nya gejala DBD pada bayi ditandai dengan gejala demam tinggi yang naik turun, batuk pilek, timbul ruam, gelisah, dan yang pasti bayi anda akan lebih rewel dari biasanya, gejala penyakit DBD berkembang antara 4 sampai 10 hari. Bila anda menemukan kejanggalan seperti yang disebutkan diatas, lebih baik periksakan buah hati anda kedokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Setelah anda mengetahui ciri-ciri gejala DBD pada bayi, anda juga wajib mengetahui pencegahan DBD untuk buah hati anda karena sampai saat ini beluam ada vaksin untuk penyakit DBD, cara paling ampuh untuk pencegahan adalah dengan mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk yang menyebarkan virus DBD. berikut beberapa tips yang dapat anda ikuti :

  • Gunakan kelambu untuk menutupi area tempat tidur bayi, selain mlindungi bayi dari nyamuk kelambu juga dapat melindungi dari serangga -serangga lain nya.
  • Usahakan mengenakan pakaian yang berwarna terang, karna nyamuk lebih tertarik dengan pakaian yang berwarna gelap. Gunakan juga pakaian yang menutupi seluruh area tubuh, gunakan kaos kaki atau sarung tangan.
  • Jaga kebersihan rumah terutama kamar, pastikan tidak ada barang-barang yang kotor atau mudah tergenang air yang merupakan tempat tinggal dan tempat berkembang biak nya nyamuk.
  • Gunakan lotion anti nyamuk khusus untuk bayi, anda bisa mendapatkanya di apotek atau toko obat.
  • Jika dilingkungan anda tinggal sedang terjangkit wabah DBD sebaiknya hindari berada di luar ruangan pada waktu subuh, sore dan senja ketika nyamuk lebih banyak keluar.
Itu adalah beberapa tips yang dapat anda ikuti, dimulai dari diri sendiri dan ajaklah para tetangga dan kerabat untuk rutin membarsihkan lingkungan tempat tinggal anda, karena demam berdarah lahir dari lingkungan yang kotor.

Share this