Mengatasi ruam popok


Apa yang dimaksud ruam popok ? Ruam popok adalah munculnya bercak merah di sekitar area bokong bayi atau pada area yang tertutup popok. Ruam popok biasanya sering terjadi karena kebiasaan jarang nya mengganti pampers atau popok, tapi dalam beberapa kasus dapat terjadi karena kulit bayi yang sensitif dan juga karena gesekan. Ruam popok bukanlah kondisi yang serius, tapi jangan sampai dibiarkan karena ruam dapat meluas dan menjadi jamur atau infeksi bakteri. Berikut beberapa tips sederhana untuk membantu merawat bayi anda yang terkena ruam popok.

1. Pastikan anda selalu mengecek pampers.

Anda harus rutin mengecek popok bayi anda dan juga menggantinya bila sudah terlalu basah. Untuk penggunaan popok biasanya 3-4 jam sekali, namun usahakan sesering mungkin mengganti popok karna saat popok basah akan membuat kulit lembab dan memicu terjadi nya iritasi yang dapat membuat ruam bertambah parah. Pastikan bokong bayi anda benar-benar bersih sebelum memakaikan popok.


2. Berikan penangan khusus.

Anda dapat menggunakan bahan alami seperti lidah buaya untuk mengatasi ruam. Lidah buaya mempunyai sifat anti inflamasi yang artinya dapat menghilangkan radang yang disebabkan karena mikro organisme (non infeksi). Gunakan lidah buaya yang masih segar atau dalam keadaan utuh, ambil bagian gel nya dan gosok perlahan ke kulit bayi anda yang terkena ruam dengan gerakan memutar.

Anda juga dapat menggunakan minyak kelapa, minyak kelapa bersifat sebagai anti septik alami yang berkhasiat melindungi dari infeksi serta memperkuat imunitas bayi karena mengandung asam folat, kalsium, vitamin D, protein dan zat besi. Oleskan minyak kelapa pada bagian kulit yang terkena ruam, apabila pada ruam terjadi lecet dan rasa perih minyak kelapa dapat membantu menyembuhkan luka agar cepat mengering dan pulih kembali.

Atau anda dapat menggunakan krim yang mengandung zinc untuk mengatasi ruam. Anda bisa bertanya pada dokter atau apoteker tentang krim yang baik untuk dioleskan pada kulit bayi. Hindari menggunakan krim steroid (hydrocortisone) kecuali dokter meresepkannya. Jenis krim tersebut dapat mengiritasi kulit pantat bayi, apalagi jika pemakaiannya tidak tepat.


3. Coba gunakan pempers dengan merk yang lain. 

Anda bisa mencoba beralih ke popok lain, atau mencoba popok sekali pakai dari merek yang berbeda. Jika Anda mencuci sendiri popok kain bayi, ganti juga detergent (sabun cuci) yang biasa dipakai untuk membersihkan popok. Gunakan sabun cuci yang lembut, yang hypoallergenic. Anda juga bisa menambahkan setengah cangkir cuka saat membilas popok tersebut.

4. Memilih pakaian yang tepat.

Selain tidak memakaikan produk yang mengandung parfum, pilihan pakaian yang tepat juga membantu meredakan ruam. Pakaian atau celana yang ketat dapat membuat lembap area sekitar bkong bayi, serta membuat bayi merasakan kepanasan. Pilihlah bahan yang menyerap keringat karena sangat dibutuhkan saat cuaca panas, selain untuk menghindari ruam, bayi juga akan merasa lebih nyaman.

Share this