Aneka resep membuat bubur untuk bayi umur 6 bulan

Aneka resep bubur untuk bayi
Untuk anda yang baru pertama kali mengenalkan MPASI pada buah hati, sangat disarankan agar memberikan makanan dengan tekstur yang sangat lembut atau bertekstur cair karena pencernaan bayi yang belum terbiasa mencerna makanan berserat. Salah satu makanan yang bisa anda berikan untuk buah hati anda adalah bubur, Berikut beberapa resep olahan bubur yang dapat anda berikan untuk buah hati anda.

~ Resep bubur susu


Bahan-bahan yang perlu disiapkan :
  • 3 sendok makan tepung beras halus
  • 200 ml susu formula

Cara membuat bubur susu


  1. Larukatkan tepung beras halus dengan susu, setelah itu aduk hingga rata.
  2. Panaskan dengan api kecil sembari diaduk-aduk hingga bertekstur kental dan terlihat sudah matang (biasanya akan meletup-letup ketika sudah matang).
  3. Angkat dan aduk sembari di dinginkan.
  4. Tuang ke mangkuk dan bubur siap disajikan untuk buah hati anda.

~ Resep bubur susu kentang


Bahan-bahan yang perlu disisapkan :
  • 1 buah kentang yang sudah direbus tanpa dikupas kulitnya
  • 100 ml susu formula
  • 75 ml air matang
  • 1 sendok makan tepung beras halus

Cara membuat bubur susu kentang


  1. Kupas kentang yang sudah direbus, kemuadian haluskan menggunakan blender atau food processor.
  2. Campur kentang dengan susu formula dan air matang, aduk hingga semua bahan tercampur rata.
  3. Panaskan dengan api kecil sembari diaduk-aduk hingga bertekstur kental dan terlihat sudah matang, angkat dan aduk sembari di dinginkan.
  4. Tuang ke mangkuk dan bubur siap disajikan untuk buah hati anda.

~ Resep bubur buah


Bahan-bahan yang perlu disiapkan :
  • 1 sendok makan tepung beras merah
  • 10 ml air matang
  • 100 ml ASI
  • 50 gr buah (Anda bisa menggunakan buah yang sudah matang seperti pisang, jeruk, pear, apel, pepaya, alpukat, dll).

Cara membuat bubur buah


  1. Larutkan tepung beras merah kedalam air, aduk hingga rata. Masak di atas api kecil hingga matang sembari diaduk agar tidak menggumpal.
  2. Masukan buah, masak sebentar. Angkat, lalu aduk hingga aspnya menghilang dan panasnya berkurang.
  3. Setalah panasnya berkurang (sekitar 40 derajat) tuangkan ASI dan aduk hingga rata.
  4. Tuang ke mangkuk dan bubur siap disajikan untuk buah hati anda.

~ Resep bubur kacang hijau


Bahan-bahan yang perlu disiapkan :
  • 100 gr kacang hijau yang sudah dikupas, direndam, dan ditiriskan
  • 250 cc jus apel
  • 1 buah wortel yang sudah dikupas dan di potong-potong
  • 400 cc air
  • 10 sendok makan susu formula

Cara membuat bubur kacang hijau


  1. Sangrai kacang hijau hingga matang, haluskan dan di ayak.
  2. Rebus wortel dengan air hingga airnya berkurang setengah dan ambil air rebusan wortel tersebut.
  3. Canpur kacang hijau bubuk dengan jus apel dan air rebusan wortel, aduk hingga rata. Panaskan di atas apik sedang, aduk hingga mendidih.
  4. Masukan susu formula sedikit demi sedikit, aduk hingga rata.
  5. Tuang ke mangkuk dan bubur siap disajikan untuk buah hati anda (sajikan ketika masih hangat).

Itulah beberapa resep olahan bubur untuk bayi 6 bulan yang dapat anda praktekan dan sajikan untuk buah hati anda.

5 Manfaat penting tidur siang bagi anak balita

Manfaat penting tidur siang bagi anak balita

Sebagian besar anak mungkin tidak menyukai tidur siang karena beberapa alasan, salah satunya adalah karena mereka lebih senang bermain bersama teman atau anggota keluarga. Dan terkadang kita sebagai orang tua pun membiarkan anak untuk tidak tidur siang karena beranggapan anak akan susah tidur di malam harinya. Namun tahukah anda, beberapa penelitian menyatakan anak usia balita membutuhkan waktu hingga 14 jam untuk beristirahat. Jika di malam hari ia menghabiskan waktu tidur antara 10-12 jam, itu artinya sangat disarankan untuk menambah waktu tidur di siang hari dengan durasi kurang lebih 1,5 jam saja agar kebutuhan waktu istirahatnya terpenuhi. Selain untuk memenuhi kebutuhan waktu istirahat, tidur siang juga memiliki banyak manfaat penting bagi anak balita. Apa saja kah itu ? Berikut manfaat penting tidur siang bagi anak balita beserta penjelasan nya :

  • Merangsang tumbuh kembang anak secara optimal

Seperti yang kita ketahui bahwa usia 0-5 tahun adalah masa keemasan atau biasa disebut "golden age" yang merupakan masa-masa dimana anak mengalami perkembangan yang pesat baik otak maupun fisik nya. Hormon yang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak akan berkembang lebih optimal saat mereka sedang beristirahat total. Beberapa riset dan penelitian yang dilakukan oleh Medical School Harvard University menunjukan jika anak yang rutin tidur siang mempunyai pertumbuhan tubuh yang jauh lebih optimal dibandingkan dengan anak yang tidak mau tidur siang. Hal ini terjadi karena adanya hormon pertumbuhan yang biasa disebut human-Growth hormon (h-Gh) yang jauh lebih aktif mengalir didalam darah saat anak sedang tidur siang. Hormon yang ada ini diproduksi oleh otak dan bekerja sama dengan hormon-hormon yang lain yang mampu membantu proses pertumbuhan anak secara optimal.

  • Lebih baik dalam mengingat kata-kata

Anak balita yang rutin tidur siang akan lebih baik dalam mengingat kata-kata baru dibanding anak yang tidak tidur siang, hal itu terungkap dari penelitian yang dilakukan University of Arizona, AS. Dalam penelitian tersebut sejumlah anak yang berusia 3 tahun dibimbing untuk mempelajari kata-kata baru, setelah itu sebagian dari mereka diminta untuk tidur siang dan sebagian lagi tidak tidur siang. Peneliti lalu menguji pemahaman kata-kata pada para balita itu setelah 24 jam kemudian. Dan hasilnya anak yang tidur siang memiliki pemahaman kata yang lebih baik dibanding anak yang tidak tidur siang.

  • Membuat anak lebih ceria dan bahagia

Dengan istirahat yang cukup di malam hari dan siang hari pastinya balita akan memiliki mood yang baik. Keadaan fisik dan emosional yang di istirahatkan sejenak akan membuat anak tidak mudah emosi, tidak tantrum atau menangis terlalu sering. Dengan mood yang baik tentunya balita akan merasa lebih ceria dan bahagia , mereka akan lebih bertenaga, lincah, kreatif, dan akan lebih mudah mempelajari hal baru karena perasaan bahagia. Kita sebagai orang tua pun pasti turut bahagia dan merasa mudah untuk mengajari hal baru pada balita dibandingkan saat mereka merasa gelisah atau emosional.

  • Tidak mudah terserang penyakit

Pada umumnya anak terserang penyakit adalah pada saat daya tahan tubuh melemah, salah satu hal yang membuat daya tahan tubuh melemah yaitu kurang nya waktu istirahat sehingga metabolisme tubuh menjadi terganggu dan mengakibatkan anak mudah terserang virus penyakit. Dengan tidur siang dan waktu istirahat yang cukup, tentu daya tahan tubuh anak menjadi kuat dan dapat menangkal virus-virus penyakit.

  • Menjaga berat badan

Salah satu tolak ukur tingkat kesehatan anak bisa di lihat melalui berat badan, tidur siang menjadi salah satu cara yang baik untuk menjaga berat badan anak. bukan semata-mata karena tidur siang maka akan dapat meningkatkan berat badan tetapi lebih ditekankan kepada energi yang keluar lebih sedikit ketika tidur dibandingkan ketika melakukan aktivitas sehingga nutrisi dan vitamin dapat diserap tubuh.

Itu adalah 5 manfaat penting tidur siang bagi balita yang harus anda tau, yang terpenting adalah tidur siang secara rutin secukup nya dan jangan berlebihan karena tidur siang yang terlalu lama pun dapat berdampak buruk terhadap kesehatan dan terutama akan menggangu jam tidur malam anak.

Ciri-ciri gejala DBD pada bayi dan beberapa tips pencegahan DBD

Ciri-ciri DBD pada bayi usia  bulan

Di Indonesia saat memasuki ahir tahun dan awal tahun tepatnya antara bulan september hingga bulan maret adalah datangnya musim penghujan. Hujan yang turun hampir setiap hari membuat udara lebih sejuk dan membuat hampir semua orang bahkan bayi pun dapat tidur lebih nyaman dan nyenyak. Tapi tanpa disadari seiring datang nya musim penghujan timbul beberapa ancaman penyakit yang patut kita waspadai, salah satu nya adalah penyakit deman berdarah dengue atau biasa disebut DBD. Penyebaran penyakit DBD ini melalui nyamuk yang sejatinya lebih sering bertelur di musim hujan karena banyak terdapat genangan air yang digunakan sebagai pertumbuhan larva nyamuk. Menurut informasi yang didapat dari Kementerian Kesehatan (KemenKes) sepanjang tahun 2018 kasus DBD mencapai 11 ribu kasus, yang menyerang berbagai usia termasuk bayi dan balita.

Berbeda dengan orang dewasa, gejala DBD pada bayi tidak terlalu terlihat, bahkan menurut informasi yang didapat dari Baby Center beberapa bayi dapat terserang DBD tanpa menunjukan gejala yang jelas, maka dari itu anda sebagai orang tua memang harus memberikan perhatian yang lebih ekstra terhadap perubahan kondisi buah hati anda. Umum nya gejala DBD pada bayi ditandai dengan gejala demam tinggi yang naik turun, batuk pilek, timbul ruam, gelisah, dan yang pasti bayi anda akan lebih rewel dari biasanya, gejala penyakit DBD berkembang antara 4 sampai 10 hari. Bila anda menemukan kejanggalan seperti yang disebutkan diatas, lebih baik periksakan buah hati anda kedokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.

Setelah anda mengetahui ciri-ciri gejala DBD pada bayi, anda juga wajib mengetahui pencegahan DBD untuk buah hati anda karena sampai saat ini beluam ada vaksin untuk penyakit DBD, cara paling ampuh untuk pencegahan adalah dengan mencegah gigitan dan perkembangbiakan nyamuk yang menyebarkan virus DBD. berikut beberapa tips yang dapat anda ikuti :

  • Gunakan kelambu untuk menutupi area tempat tidur bayi, selain mlindungi bayi dari nyamuk kelambu juga dapat melindungi dari serangga -serangga lain nya.
  • Usahakan mengenakan pakaian yang berwarna terang, karna nyamuk lebih tertarik dengan pakaian yang berwarna gelap. Gunakan juga pakaian yang menutupi seluruh area tubuh, gunakan kaos kaki atau sarung tangan.
  • Jaga kebersihan rumah terutama kamar, pastikan tidak ada barang-barang yang kotor atau mudah tergenang air yang merupakan tempat tinggal dan tempat berkembang biak nya nyamuk.
  • Gunakan lotion anti nyamuk khusus untuk bayi, anda bisa mendapatkanya di apotek atau toko obat.
  • Jika dilingkungan anda tinggal sedang terjangkit wabah DBD sebaiknya hindari berada di luar ruangan pada waktu subuh, sore dan senja ketika nyamuk lebih banyak keluar.
Itu adalah beberapa tips yang dapat anda ikuti, dimulai dari diri sendiri dan ajaklah para tetangga dan kerabat untuk rutin membarsihkan lingkungan tempat tinggal anda, karena demam berdarah lahir dari lingkungan yang kotor.

Meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI yang baik agar bayi gemuk

Meningkatkan kuantitas ASI agar bayi gemuk


Air susu ibu atau ASI merupakan asupan terbaik karena mengandung banyak nutrisi penting dan mengandung banyak manfaat yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi anda, namun dalam beberapa kasus ada bayi yang tak kunjung gemuk walaupun sudah diberi ASI secara teratur. Hal tersebut dapat terjadi karena disebabkan beberapa faktor, yang paling umum di sebabkan karena kurang nya kuantitas dan kualitas ASI yang di produksi ibu. Bagai mana cara mengatasinya ? anda dapat mengikuti tips berikut :

1. Makanan yang bergizi

Makanan yang bergizi dan seimbang dapat menghasilkan ASI yang baik, bukan hanya banyak namun juga berkualitas. Dengan makanan yang bergizi dan seimbang maka ASI yang dihasilkan juga akan mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi dalam tumbuh kembangnya. Karena makanan yang bergizi lebih lengkap isi dan kandungan nutrisi nya daripada susu formula untuk bayi dan untuk ibu menyusui. Berikut beberapa makanan yang di rekomendasi kan untuk ibu menyusui :
  • Sayur bayam
Sayur bayam mengandung zat besi yang sangat bermanfaat untuk mencegah ibu anemia. Selain mengandung zat besi, bayam juga mengandung asam folat, vitamin K, dan Kalsium. Mengkonsumsi bayam setiap hari bermanfaat untuk mencerdaskan otak bayi.
  • Brokoli
Brokoli dipercaya sebagai salah satu sayuran hijau yang kaya manfaat. Sayuran ini cocok di konsumsi semua orang. Sama seperti bayam, brokoli mengandung asam folat, vitamin A, Vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E. Brokoli mengandung nutrisi yang sangat baik bagi kesehatan mata.
  • Kacang hijau
Kacang hijau mengandung banyak vitamin seperti, vitamin A, B, B1 dan C. Dengan rutin mengkonsumsi kacang hijau maka kebutuhan nutrisi untuk bayi bisa terpenuhi. kacang hijau juga bermanfaat untuk melancarkan ASI.
  •  Daun katuk
Daun katuk dipercaya dan terbukti dapat memperlancar dan meningkatkan kualitas ASI. Karena kaya akan manfaat, daun katuk banyak diekstrak dan dijadikan tambahan kandungan susu ibu menyusui dan dijadikan tablet untuk ibu menyusui.
  • Yogurt 
Yogurt memiliki manfaat untuk membantu memperlancar pencernaan manusia. Tak hanya itu, yogurt juga bermanfaat bagi tulang sang ibu dan bayi, karena mengandung rendah lemak dan tinggi kalsium.

2. Hindari makanan yang dapat mengurangi produktifitas ASI

Selain mengkonsumsi makanan yang bergizi ibu menyusui juga harus menjaga pola makan untuk menunjang kualitas ASI yang dihasilkan. ada beberapa makanan yang harus dihindari untuk ibu menyusi, berikut penjelasannya :
  • Makanan asam
Kandungan asam yang berada pada beberapa jenis makanan, dapat menyebabkan gangguan pencernaan pada ibu menyusui. Kondisi seperti itu, tentu berpengaruh pada jumlah ASI yang dapat di produksi. Tak hanya ibu, asam yang tercampur dengan ASI juga bisa membuat perut bayi menjadi perih dan pencernaannya terganggu.
  •  Makanan pedas
Untuk para ibu menyusui, banyak dokter menyarankan untuk mengurangi bahkan melarang konsumsi makanan pedas. Makanan pedas seperti cabai yang dikonsumsi berlebihan, dapat menyebabkan diare pada mereka sehingga tubuh menjadi lemah dan berpengaruh pada suplai ASI. Bukan hanya itu, cabai juga mengandung zat capsaisin yang tak jarang dapat menimbulkan alergi baik pada ibu maupun bayi. 
  • Kafein
Konsumsi kafein pada kopi dan jenis makanan lainnya yang berlebihan juga dapat mengurangi produksi ASI. Selain itu, bila ibu terlalu banyak mengkonsumsi kafein bayi akan menjadi rewel karena cepat pusing dan mengalami gangguan pencernaan. Oleh karena itu, bagi ibu menyusui sebaiknya hanya mengonsumsi kopi kurang dari 3-4 cangkir per hari. Walaupun kopi memberikan efek yang menenangkan, anda harus bersedia berkorban agar bayi anda tetap mendapatkan ASI yang cukup.
  • Mint
Daun-daunan mint, seperti pepermint dan seledri memang sudah terbukti berguna mengurangi produksi ASI. Bahkan biasa dipakai oleh para ibu yang sedang dalam proses menyapih sang bayi. Untuk anda yang masih ingin terus aktif menyusui, tentu mint adalah makanan yang harus dihindari atau dikurangi.

3. Pumping ASI atau memompa ASI keluar

Saat masa awal menyusui ibu akan sering merasa produksi ASI terlalu banyak dan berlebih. Hal itu terjadi karena payudara belum bisa menyesuaikan kebutuhan ASI yang diperlukan oleh bayi. Pada masanya nanti, produksi ASI akan mulai menyusut dan menyesuaikan dengan berapa banyak bayi minum dan berapa kebutuhan ASI yang diperlukan oleh bayi setiap harinya.  Saat  Produksi ASI masih melimpah, sebaiknya anda tetap memompa ASI keluar karena ASI yang berlimpah namun tidak dikeluarkan akan menimbulkan pembengkakaan kelenjar mamae yang berujung pada mastitis, keadaan dimana saluran ASI tersumbat. Selain itu memompa ASI berguna untuk mengurangi nyeri dan tekanan pada payudara yang bengkak. Pada ibu yang produksi ASI nya sedikit, memompa ASI  juga dapat merangsang produksi ASI dan meningkatkan cadangan ASI.

4. Menyusi secara teratur

Susui bayi minimal 15 menit di satu payudara untuk mendapatkan hindmilk. Memberikan asi sebenarnya tidak ada durasi waktu yang menjadi patokan khusus, Anda dapat memberikan ASI hingga bayi anda merasa kenyang, karena bila sudah kenyang maka bayi akan berhenti menyusui dengan sendirinya. Waktu yang tepat untuk menyusui idealnya adalah 3 jam sekali atau 8 dampai 12 kali sehari. Bayi memiliki lambung yang kecil, sehingga mereka meminum sedikit demi sedikit namun dalam intensitas yang sering. Anda tidak perlu merasa khawatir bayi anda akan kembung karena ASI sangat mudah dicerna dan diserap oleh pencernaan.

5. Jika bayi sudah boleh mengkonsumsi MPASI, pastikan jadwal makanya teratur.

Mulailah memberi MPASI sebanyak dua kali sehari dan sekitar dua sendok makan saja. Gunakan sendok makan bayi untuk menyuapinya. Bayi biasanya dapat mengonsumi MPASI sebanyak dua sendok makan hingga dua cangkir (480 gram) per hari. Jumlah ini tergantung dari ukuran dan kemampuan makan bayi. Ada banyak menu MPASI yang dapat anda berikan untuk buah hati anda, salah satunya adalah MPASI wortel, jika anda belum mengetahui cara membuat MPASI wortel anda bisa mengunjungi artikel tentang cara membuat MPASI wortel untuk bayi usia 6 bulan.

Itu adalah beberapa tips untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI yang baik agar bayi gemuk. Secara umum, berat badan bayi akan mengalami penurunan di usia 3-6 bulan. Namun setiap minggu berikutnya, diikuti dengan pemberian ASI rutin, berat badan bayi akan naik secara signifikan antara 105-147 gram. Yang paling penting untuk dipikirkan para ibu adalah, jangan membanding-bandingkan anak dengan yang lain karena kondisi kesehatan setiap anak bisa berbeda.

Cara membuat MPASI wortel untuk bayi usia 6 bulan

Ketika buah hati anda telah menginjak usia 6 bulan, anda sudah bisa mengenalkan makanan pendamping ASI atau biasa disebut MPASI. Ada banyak menu MPASI  yang bisa anda buat, salah satunya adalah membuat MPASI wortel. Wortel sangat baik untuk buah hati anda karena wortel memiliki rasa yang enak dan juga mengandung banyak nutrisi seperti vitamin A yang baik untuk mata, vitamin C untuk menjaga imunitas tubuh, kalsium & magnesium yang baik untuk pertumbuhan tulang buah hati anda, dan masih banyak lagi nutrisi yang lain nya.

Cara membuat MPASI wortel untuk bayi usia 6 bulan
By : pixabay

Bila anda masih belum mengerti cara membuat MPASI untuk anak usia 6 bulan keatas, anda bisa mengikuti tutorial membuat MPASI berikut :

1. MPASI wortel murni.


Untuk membuat MPASI wortel murni bahan yang anda perlukan hanyalah sayur wortel sebanyak 350 gr, setelah itu kupas dan potong wortel kecil-kecil. Cara membuat nya cukup mudah, anda tinggal merebus wortel kurang lebih selama 20 menit atau sampai wortel matang dan bertekstur lembut. setelah itu tiriskan dan masukan kedalam blender, tambahkan air sisa rebusan wortel tadi dan blender sampai wortel benar-benar lembut. MPASI pun siap disajikan untuk buah hati anda.

2. MPASI Wortel, Kentang & Jagung manis.


Kentang juga mengandung banyak manfaat dan sangat baik untuk tumbuh kembang buah hati anda. Untuk membuat MPASI wortel, kentang dan jagung manis silahkan ikuti tutorial berikut.

Bahan yang perlu disiapkan :
  • 175 gr Wortel
  • 200 gr Kentang
  • 50 gr Jagung muda
  • 250 ml Air
  • 50 gr Bawang bombai
  • 250 gr Mentega tawar (Unsalted Butter)

Cara mebuat nya :
  • Cuci, kupas dan potong bahan-bahan yang sudah disiapkan.
  • Hidupkan kompor, masukan mentega dalam panci dan tunggu hingga meleleh.
  • Masukan bawang boombai, tunggu kurang lebih 1 menit. Setelah itu masukan wortel dan tumis bersama bawang bombai kurang lebih selama 5 menit.
  • Tuang air kedalam panci dan masukan kentang, rebus kurang lebih selama 15 menit. Setelah itu masukan jagung dan tunggu 5 menit.
  • Tiriskan wortel, kentang dan jagung, Masukan dalam blender atau penggiling. Giling sampai benar-benar lembut dan MPASI pun siap disajikan, atau anda juga dapat menambahkan sedikit ASI agar lebih enak dan mengandung nutrisi yang tinggi.

3. MPASI wortel, brokoli, & keju.


Sama hal nya dengan wortel, brokoli juga baik untuk kesehatan mata buah hati anda, karena brokoli kaya akan kandungan beta karoten yang nantinya ketika di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A.

Bahan yang perlu disiapkan :
  • 125 gr Wortel
  • 75 gr Bunga brokoli
  • 40 gr Keju parut
  • 300 gr Kentang
  • 4 Sdm ASI
  • 15 gr Mentega tawar (Unsalted butter)

Cara membuat nya :
  • Rebus kentang dan wortel kurang lebih selama 12 menit, lalu masukan brokoli bersama kentang dan wortel, tunggu selama 8 menit atau sampai kentang wortel dan brokoli benar-benar matang dan bertekstur lembut.
  • Setelah itu tiriskan dan masukan kedalam blender. Campurkan ASI, Unsalted butter dan keju. Blender sampai benar-benar lembut dan MPASI pun siap disajikan untuk buah hati anda.

Itulah cara membuat MPASI wortel dengan campuran beberapa sayur-sayuran yang baik untuk perkembangan buah hati anda. semoga artikel ini dapat membantu.

Mengatasi ruam popok


Apa yang dimaksud ruam popok ? Ruam popok adalah munculnya bercak merah di sekitar area bokong bayi atau pada area yang tertutup popok. Ruam popok biasanya sering terjadi karena kebiasaan jarang nya mengganti pampers atau popok, tapi dalam beberapa kasus dapat terjadi karena kulit bayi yang sensitif dan juga karena gesekan. Ruam popok bukanlah kondisi yang serius, tapi jangan sampai dibiarkan karena ruam dapat meluas dan menjadi jamur atau infeksi bakteri. Berikut beberapa tips sederhana untuk membantu merawat bayi anda yang terkena ruam popok.

1. Pastikan anda selalu mengecek pampers.

Anda harus rutin mengecek popok bayi anda dan juga menggantinya bila sudah terlalu basah. Untuk penggunaan popok biasanya 3-4 jam sekali, namun usahakan sesering mungkin mengganti popok karna saat popok basah akan membuat kulit lembab dan memicu terjadi nya iritasi yang dapat membuat ruam bertambah parah. Pastikan bokong bayi anda benar-benar bersih sebelum memakaikan popok.


2. Berikan penangan khusus.

Anda dapat menggunakan bahan alami seperti lidah buaya untuk mengatasi ruam. Lidah buaya mempunyai sifat anti inflamasi yang artinya dapat menghilangkan radang yang disebabkan karena mikro organisme (non infeksi). Gunakan lidah buaya yang masih segar atau dalam keadaan utuh, ambil bagian gel nya dan gosok perlahan ke kulit bayi anda yang terkena ruam dengan gerakan memutar.

Anda juga dapat menggunakan minyak kelapa, minyak kelapa bersifat sebagai anti septik alami yang berkhasiat melindungi dari infeksi serta memperkuat imunitas bayi karena mengandung asam folat, kalsium, vitamin D, protein dan zat besi. Oleskan minyak kelapa pada bagian kulit yang terkena ruam, apabila pada ruam terjadi lecet dan rasa perih minyak kelapa dapat membantu menyembuhkan luka agar cepat mengering dan pulih kembali.

Atau anda dapat menggunakan krim yang mengandung zinc untuk mengatasi ruam. Anda bisa bertanya pada dokter atau apoteker tentang krim yang baik untuk dioleskan pada kulit bayi. Hindari menggunakan krim steroid (hydrocortisone) kecuali dokter meresepkannya. Jenis krim tersebut dapat mengiritasi kulit pantat bayi, apalagi jika pemakaiannya tidak tepat.


3. Coba gunakan pempers dengan merk yang lain. 

Anda bisa mencoba beralih ke popok lain, atau mencoba popok sekali pakai dari merek yang berbeda. Jika Anda mencuci sendiri popok kain bayi, ganti juga detergent (sabun cuci) yang biasa dipakai untuk membersihkan popok. Gunakan sabun cuci yang lembut, yang hypoallergenic. Anda juga bisa menambahkan setengah cangkir cuka saat membilas popok tersebut.

4. Memilih pakaian yang tepat.

Selain tidak memakaikan produk yang mengandung parfum, pilihan pakaian yang tepat juga membantu meredakan ruam. Pakaian atau celana yang ketat dapat membuat lembap area sekitar bkong bayi, serta membuat bayi merasakan kepanasan. Pilihlah bahan yang menyerap keringat karena sangat dibutuhkan saat cuaca panas, selain untuk menghindari ruam, bayi juga akan merasa lebih nyaman.